Home

Misteri Gunung Padang [Gambar Interaktif]

Oleh mirza3m | 15 Feb 2012 | Comments (4)

Gambar: http://bisnis-jabar.com

Gunung Padang yang terletak di Campaka, Cianjur, Jawa Barat, menyimpan misteri yang terkubur sejak 2500 SM. Simak misterinya melalui gambar interaktif berikut.

Untuk menjernihkan pelbagai tudingan, Danny Hilman dan Andang Bachtiar mengungkap hasil penelitian Tim itu pada acara diskusi di Gedung Krida Bhakti, Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa, 7 Februari 2012. Di acara ini, keduanya memaparkan tujuan, metode, dan hasil penelitian awal mereka .

Dikatakan, hasil survei georadar, geolistrik dan geomagnet di Gunung Padang diketahui adanya struktur bangunan besar dan masif.  Ini juga terbukti dengan pengeboran geologi. “Kami menemukan struktur batuan hingga kedalaman 20 meter. Ada seperti sesuatu yang dipangkas,” kata Danny Hilman.

Andang Bachtiar mengatakan hal serupa, “Ini constructed. Dari kedalaman 18 meter ke atas, ini merupakan bangunan. Jadi bukan sesuatu yang natural.” Di acara diskusi ini, tim kemudian menyorot teknologi konstruksi bangunan. Sebelumnya, ada dugaan batu itu terbentuk secara alami dari proses vulkanik, yaitu columnar joint basalt. Tapi menurut Andang, dugaan itu gugur. Soalnya, columnar joint basalt tidak ditemukan di sekitar situs Gunung Padang.

Hal menarik lain dari penelitian tim itu adalah cara bangunan ini disusun. Dari temuan bebatuan yang menjadi pemisah Teras 1 dan Teras 2, terlihat ada bahan perekat menyambung bangunan. “Ini bukan pelapukan andesit, tapi semacam semen purba,” Andang menambahkan.

Ada dugaan kuat, jika bangunan purba itu menerapkan semacam teknologi penahan gempa. Ini terlihat dari adanya lapisan buatan yang materinya adalah pasir. “Ini hasil ayakan sangat halus, dan jelas bukan terbentuk secara alami,” jelas Andang. Pasir ditemukan dalam satu lapisan, di kedalaman 8 hingga 10 meter. “Ini seperti teknologi yang mampu menahan gempa”.

Tim Bencana Katastrofi Purba kemudian menjelaskan hasil carbon dating yang dilakukan terhadap sisa akar tanaman dan sisa arang bekas pembakaran, yang didapat dari hasil pengeboran. Menurut Danny Hilman, hasil carbon dating memperlihatkan bahwa situs Gunung Padang berasal dari 6.700 tahun lalu. “Berarti sekitar tahun 4.700 Sebelum Masehi,” tutur Danny.

Jika hasil carbon dating itu tepat, hasil ini terbilang menakjubkan. Artinya, di masa prasejarah, sudah dikenal teknologi bangunan maju di wilayah nusantara. “Ini seperti Machu Picchu, di Peru. Tapi ini berasal dari abad yang jauh lebih tua. Bisa jadi teknologi Machu Picchu juga berasal dari sini,” kata Danny menambahkan. Machu Picchu diperkirakan berasal dari abad 14 atau 15.

Ilmuwan lain menyambut baik temuan Tim itu. Arkeolog Universitas Indonesia, Ali Akbar, misalnya, mengatakan perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk melihat konteks hasil pengeboran dengan lapisan budayanya. “Ambil sampelnya di mana, kedalaman berapa ditemukan pasir itu. Apa ada hal serupa di titik lain. Ini perlu diketahui lagi untuk mengetahui konteks lapisan budaya dengan bangunannya,” ujar Ali Akbar. “Sebaiknya dicek lagi di teras lain,” lanjutnya.

[swfobj src=”http://mirza3m.com/wp-content/uploads/2012/02/Misteri-Gunung-Padang.swf” width=”600″ height=”1000″ align=”center”]

Sumber: vivanews

4 Comments

  1. die says:

    Negeri ini kaya akan peninggalan bersejarah, tapi sayang setelah ditemukan sering ditelantarkan.

    Gambar interaktifnya bagus mas, boleh dong dishare cara buatnya :D

  2. Aslmkm P Mirza,
    Terimakasih infonya..
    Peningalan Sejarah yang luar biasa.. menambah kekayaan koleksi situs2 bersejarah di Nusantara..
    Saya tertarik untuk berkunjung kesana mohon info rute kalau ditempuh dari arah Jakarta.
    sukses terus..
    Wlkmslm,
    Setiyo S.

    • mirza3m says:

      Sama2, pak.
      Menurut info, jika dari Jakarta bisa melewati jalur Puncak, jalur Sukabumi atau jalan alternatif melalui Jonggol.

Leave a comment