Home

Maqam Qolbu (Tingkatan-tingkatan Hati)

Oleh mirza3m | 16 Apr 2012 | Comments (0)

Sumber: http://langkahkebebasan.blogspot.com

Hati (arab: qalb) manusia terdiri dari segumpal daging. Ia sangat berperan dalam perilaku keseluruhan manusia.  Jika ia baik, maka baik dan sebaliknya. Rasul Muhammad saw pernah bersabda: “Dalam diri setiap manusia terdapat segumpal daging, apabila ia baik maka baik pula seluruh amalnya, dan apabila ia itu rusak maka rusak pula seluruh perbuatannya. Gumpalan daging itu adalah hati.” (HR Imam Bukhori).

Hati kita sejatinya memiliki beberapa tingkatan (arab: maqam). Tingkatan ini bukanlah secara dhohir (tampak), tapi bathin. Adapun beberapa tingkatan hati adalah sebagai berikut (dari yang terdekat/terluar). Tulisan ini saya rangkum dari ceramahnya KH Said Aqil Siradj dalam acara Haul Akbar Syekh Abdul Qodir Jaelani bersama KH Junaedi Al Baghdadi dan KH Said Aqil Siradj di PP. Barokatul Qodiri di daerah Cikarang Barat.

1. Bashiroh (mata hati/the eye of heart) ~ membedakan baik/buruk

Ini adalah bagian/tingkatan terluar hati. Tugas dari bashiroh adalah mendeteksi baik/buruk suatu perbuatan. Korupsi itu buruk. Bersedekah itu baik. Yang tahu itu baik/buruk adalah bashiroh.

2. Dhomir (moral) ~ mengerjakan atau tinggalkan

Kedalam lagi, ada dhomir yang berfungsi untuk menggerakkan agar kita mengerjakan atau meninggalkan suatu perbuatan. Yuk bersedekah. Jangan korpusi. Yang bilang kerjakan/tinggalkan adalah dhomir.

3. Fuad (hakim) ~ menghakimi apakah kita baik/buruk

Semakin kedalam lagi, ada fuad (hakim). Tidak ada suap-menyuap dalam bagian ini. Contoh: bashiroh mengatakan korupsi itu tidak baik lalu dhomir menyuruh kita untuk meninggalkannya. Nah, fuad akan bilang bahwa anda orang baik. Contoh lain: kata bashiroh mengatakan korupsi itu tidak baik lalu dhomir malah menyuruh kita untuk tidak meninggalkannya. Nah, fuad akan bilang bahwa anda bukan orang baik.

4. Sirr (misteri) ~ mengetahui misteri dalam hati

Terus kedalam, ada sirr (misteri). Contoh: adanya flu burung itu bukan hanya disebabkan oleh virus, tapi ada ‘hal lain’ yang masih misteri. ‘Hal lain’ tersebut bisa dilihat dan dirasakan oleh orang-orang yang tingkatan hatinya sudah sampai sirr. Artinya, bagian hati ini sudah aktif/berfungsi. Orang-orang tersebut adalah auliyaullah.

5. Lathifah (perangkat lunak) ~ mengakses informasi di lauhul mahfudz

Bagian hati paling dalam adalah lathifah. Bahasa gampangnya adalah internet. Bagian ini dapat mengakses berbagai informasi di lauhul mahfudz. Inilah tingkatan paling mulia.

Nah, itulah tingkatan/bagian hati kita. Semoga kita bisa mengaktifkan semua bagian hati kita diatas. Bagaimana caranya? Caranya adalah dengan dzikrullah alias ingat kepada Allah. So, selamat berdzikir! :)

 

Leave a comment