Saya Dicekal di Imigrasi Malaysia

Malam itu, pukul 00.30, saya membeli karcis kereta api yang menuju ke BTS/TBS, sebuah terminal bus. BTS/TBS adalah sebuah terminal bus yang terintegrasi dengan stasiun. Beruntung, kereta yang saya naiki malam itu adalah kereta terakhir. Perjalanan menggunakan kereta untuk sampai tujuan saya membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Setelah sampai, saya langsung bergegas menuju loket bus […]

Tentang Bahasa Indonesia Tercinta

Sejak kecil, saya sudah mencintai bahasa pemersatu bangsa, Bahasa Indonesia. Bahkan, waktu SD dulu, saya melakukan semacam riset kecil-kecilan. Bahan yang saya gunakan adalah buku pelajaran, surat kabar, dan iklan di teve. Namun, saya kurang berani mengoreksi jika ada teman atau guru menuliskan Bahasa Indonesia yang tidak sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). Tulisan saya […]

“Nikah Itu Membawa Berkah”

Jam pulang kantor bagi saya bisa dimaknai menyenangkan, bisa juga menyebalkan. Menyenangkan karena saya telah selesai mengerjakan pekerjaan dan akan beristirahat. Namun, hal yang menyebalkan adalah karena kemacetan yang klimaks pada jam-jam tersebut. Saya bisa menghabiskan waktu 1,5 atau bahkan 2 kali lipat untuk dapat sampai ke rumah. Maka dari itu, biasanya saya lebih baik […]

Mengenal Lebih Dekat tentang Abah Anom

Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin adalah nama asli Abah Anom. Lahir 1 Januari 1915 di Suryalaya, Tasikmalaya. Ia anak kelima dari Syekh Abdullah Mubarok bin Nur Muhammad, atau Abah Sepuh, pendiri Pesantren Suryalaya. Sebuah pesantren tasawuf yang khusus mengajarkan Thariqat Qadiriyyah Naqsabandiyah (TQN). Ia memasuki bangku sekolah dasar (Vervooleg school) di Ciamis, pada usia 8 tahun. […]

Loading more posts...

All posts loaded

Show more posts

Copyright © 2019.

This is a unique website which will require a more modern browser to work!

Please upgrade today!